Informasi Penelitian

Ketua Peneliti
Lalu Delsi Samsumar
Tahun
2026
Program Studi
Teknologi Informasi (S1)
Skema Penelitian
Penelitian Institusi
Sumber Pendanaan
Hibah Internal Universitas Teknologi Mataram
Nilai Dana Penelitian
Rp 10.000.000
Status Penelitian
Aktif

Anggota Peneliti

Lalu Delsi Samsumar
Dosen NIDN: 0828068203
Teknologi Informasi (S1)
ketua
Zaenudin
Dosen NIDN: 0827038801
Teknik Komputer (D3)
anggota
Supardianto
Dosen NIDN: 0825128802
Teknik Informatika (S1)
anggota
Muhammad Awaludin
Mahasiswa NIM: 23TF007
anggota

Abstrak

Perkembangan konsep Smart City dan Internet of Things (IoT) telah meningkatkan kebutuhan akan infrastruktur jaringan yang mampu memberikan layanan secara cepat, efisien, adaptif, dan memiliki kualitas layanan (Quality of Service/QoS) yang baik. Arsitektur edge computing konvensional masih menghadapi berbagai keterbatasan, seperti rendahnya fleksibilitas dalam pengelolaan trafik, keterbatasan skalabilitas, serta belum mampu merespons perubahan kondisi jaringan secara dinamis. Kondisi tersebut menyebabkan penurunan performa layanan, terutama pada lingkungan Smart City yang memiliki karakteristik trafik bersifat heterogen, dinamis, dan membutuhkan respons waktu nyata (real-time).
Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model Infrastruktur Edge Adaptif Berbasis Software Defined Networking (SDN) untuk meningkatkan performa jaringan pada lingkungan Smart City dan IoT. Model yang diusulkan memanfaatkan pemisahan control plane dan data plane sehingga memungkinkan pengelolaan jaringan secara terpusat melalui mekanisme dynamic rerouting, load balancing, dan alokasi bandwidth adaptif sesuai kondisi trafik. Penelitian dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan sistem, perancangan arsitektur, implementasi model menggunakan emulator jaringan Mininet dan SDN Controller, serta pengujian performa menggunakan lima skenario trafik IoT yang merepresentasikan kondisi operasional Smart City. Evaluasi dilakukan berdasarkan parameter Quality of Service (QoS) yang meliputi throughput, delay, packet loss, dan jitter.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model edge adaptif berbasis SDN mampu meningkatkan performa jaringan dibandingkan arsitektur edge konvensional. Model yang diusulkan menghasilkan peningkatan throughput sebesar 51,1%, penurunan delay sebesar 35,2%, penurunan packet loss sebesar 47,4%, serta peningkatan stabilitas jitter sebesar 41,5%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa integrasi SDN pada infrastruktur edge merupakan pendekatan yang efektif dalam mendukung layanan Smart City dan IoT yang membutuhkan jaringan responsif, efisien, dan adaptif terhadap dinamika trafik. Luaran penelitian berupa publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi serta model infrastruktur edge adaptif berbasis SDN yang dapat dijadikan referensi dalam pengembangan jaringan Smart City di masa mendatang.


Kata Kunci

Edge Computing Software Defined Networking (SDN) Smart City Internet of Things (IoT) Quality of Service (QoS)