Tahun Penelitian: 2017
Pemebelajaran bahasa bahasa asing pada jenjang pendidikan anak usia dini atau TK cenderung lebih
menekankan anak mengerti tentang bahasa, bukan agar anak didik mampu menggunakan bahasa yang
dipelajari. Untuk meminimalisasi kebiasaan ini, metode pengajaran bahasa asing harus ditata ulang.
Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini hadir dengan tujuan untuk menjelaskan metode pengajaran bahasa
asing yang cukup efektif yaitu metode drilling. Sebagai sebuah metode, drilling tepat digunakan untuk
melatih anak didik menghafal kosakata baru. Data dalam penelitian ini berupa kosakata bahasa asing yang
diajarkan pada siswa TKIT Anak Sholeh Kediri. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
metode observasi yaitu mengamati proses pembelajaran bahasa asing (bahasa Arab dan Inggris) yang
diverbalisasikan secara kontinyu oleh guru dan anak didik. Adapun teknik analisis data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif komparatif. Artinya semua data yang terkumpul dianalisis dan
dibandingkan. Dari analisis tersebut dapat dilihat kelas kata yang paling dominan dikuasai anak didik.