Tahun Kegiatan: 2024
Ombe Baru adalah salah satu desa Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Desa ini memiliki luas wilayah 286,94 Ha dengan penduduk pada tahun 2023 sekitar 5.978 jiwa. Salah satu potensi ekonomi terbesar desa ini adalah sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dengan jumlah sekitar 273 UMKM yang bergerak di berbagai bidang, seperti makanan ringan, gorengan, dan jasa lainnya. Salah satu UMKM yang menarik perhatian adalah Kelompok Usaha Cemilan Khas Lombok, yang dikelola oleh delapan orang warga setempat yang menjual berbagai jenis cemilan, seperti kerupuk makaroni, kerepek singkong, kerupuk rindu, seblak, dan basreng. Kelompok Usaha Cemilan Khas Lombok dianggap sebagai contoh kemandirian ekonomi masyarakat di Desa Ombe Baru, yang berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian lokal. Saat ini, produk-produk kelompok ini dipasarkan secara konvensional di wilayah Lombok, terutama di Desa Ombe Baru dan sekitarnya, melalui kios-kios, warung, dan kantin-kantin sekolah. Namun, agar dapat terus berkembang dan menyerap lebih banyak tenaga kerja, kelompok ini perlu melakukan inovasi, khususnya melalui digitalisasi dan penerapan Electronic Customer Relationship Management (E-CRM).
Digitalisasi dianggap penting dalam membantu Kelompok Usaha Cemilan Khas Lombok mengakses pasar yang lebih luas, meningkatkan produktivitas, serta memperbaiki efisiensi operasional. E-CRM, di sisi lain, membantu pengelola dalam menjaga hubungan dengan pelanggan melalui penggunaan platform digital seperti media sosial, email, dan aplikasi seluler. Dengan digitalisasi dan penerapan E-CRM, kelompok ini dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, memperluas jaringan, dan memperkuat loyalitas pelanggan. Meski memiliki potensi besar, kelompok ini menghadapi beberapa tantangan yang menghambat pengembangan usaha mereka. Tantangan utama meliputi keterbatasan akses pasar yang lebih luas, kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital, serta minimnya strategi pemasaran yang efektif. Selain itu, kemampuan kelompok untuk menjaga loyalitas dan kepuasan pelanggan masih terbatas, karena kurangnya desain kemasan yang menarik dan belum ada brand produk yang kuat. Mereka juga belum mampu menjalin kemitraan dengan bisnis lokal yang lebih besar dan modern.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, ada 2 solusi yang diusulkan yaitu pelatihan pemasaran digital, branding, dan packaging, serta pelatihan untuk menjalin kemitraan dan kolaborasi dengan bisnis lokal lainnya. Pelatihan pemasaran digital akan melibatkan pemanfaatan media sosial, e-commerce, serta pembuatan konten kreatif. Sementara itu, pelatihan branding dan packaging akan memberikan anggota kelompok pengetahuan tentang membangun identitas merek yang kuat serta desain kemasan yang menarik. Selain itu, pelatihan untuk menjalin kemitraan akan membantu kelompok usaha dalam memperluas jaringan pasar mereka serta menjaga loyalitas pelanggan. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan anggota kelompok dalam mengakses pasar yang lebih luas, memperluas jaringan kemitraan, serta menjaga loyalitas pelanggan. Melalui digitalisasi dan E-CRM, kelompok ini diharapkan dapat membangun kemandirian ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan di Desa Ombe Baru.