Tahun Kegiatan: 2026
BUMDes Jaya Abadi di Desa Gelogor, Kabupaten Lombok Barat, memiliki potensi strategis sebagai penyangga pangan dengan kapasitas serap gabah 7-10 ton/musim. Namun, BUMDes mengalami stagnasi ekonomi karena masih menjalankan model bisnis konvensional: menjual beras curah mutu medium yang rentan kutu, cepat apek (oksidasi), dan tidak memiliki izin edar, sehingga hanya mampu menjangkau pasar lokal dengan margin keuntungan tipis. Permasalahan prioritas yang ditangani dalam kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah rendahnya mutu fisik dan daya simpan produk (Hulu) serta ketiadaan akses pasar digital dan legalitas usaha (Hilir).
Untuk mengatasi masalah tersebut, tim pengusul menerapkan solusi integratif bertajuk "Hilirisasi Beras Premium Berbasis Teknologi Grading dan Smart Vacuum Packaging". Solusi ini meliputi transfer teknologi tepat guna berupa: (1) Mesin Rice Grader (Sortasi Mekanis) untuk menstandarisasi mutu beras kepala >85%; (2) Mesin Vacuum Sealer Heavy Duty dengan kemasan brick shape (kotak) untuk memperpanjang umur simpan hingga 12 bulan dan mematikan kutu; serta (3) Sistem Digital Traceability berbasis QR Code dan pemasaran Omnichannel (Shopee/Tokopedia) untuk penetrasi pasar nasional. Pendekatan ini diperkuat dengan pendampingan intensif legalitas produk (NIB, PSAT-PDUK, dan Halal).
Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) selama 8 bulan, meliputi tahapan: Sosialisasi, Rekayasa & Instalasi Alat, Pelatihan Produksi & K3, Pendampingan Legalitas, hingga Grand Launching Toko Online. Kegiatan ini melibatkan 3 mahasiswa (Manajemen & IT) dalam skema MBKM untuk mendukung operasional dan digitalisasi. Target luaran utama adalah terciptanya produk
"Beras Premium Desa Gelogor" yang legal dan awet, peningkatan omzet mitra minimal 30-50%, ekspansi pasar ke luar provinsi, serta modernisasi aset produksi BUMDes menjadi unit usaha berbasis teknologi yang mandiri dan berkelanjutan.