Tahun Kegiatan: 2026
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman kepada
tenaga pendidik mengenai konsep, prinsip, dan strategi implementasi Kurikulum Merdeka melalui
pendekatan kajian dan sosialisasi berbasis studi literatur. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh
masih adanya kesenjangan pemahaman guru terhadap paradigma baru kurikulum tersebut, khususnya
pada aspek pembelajaran berdiferensiasi, asesmen autentik, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran.
Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap artikel jurnal nasional terakreditasi periode
2020–2025, dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi secara daring kepada tenaga pendidik mitra. Hasil
kajian menunjukkan bahwa tantangan utama implementasi Kurikulum Merdeka meliputi keterbatasan
pemahaman konsep, minimnya pelatihan mendalam, keterbatasan sarana dan infrastruktur teknologi,
serta lemahnya kolaborasi antarpemangku kepentingan pendidikan. Strategi yang terbukti efektif
antara lain penguatan komunitas belajar guru (Kombel), pelatihan berbasis praktik, dan pemanfaatan
Platform Merdeka Mengajar (PMM). Hasil evaluasi kegiatan sosialisasi menunjukkan peningkatan
pemahaman peserta terhadap prinsip Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi
model alternatif pengabdian masyarakat berbasis literatur yang efisien dari segi waktu dan sumber
daya, namun tetap memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kompetensi tenaga pendidik dalam
menghadapi transformasi kurikulum nasional.