Tahun Kegiatan: 2026
Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, memiliki potensi sumber daya perikanan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Namun, pemanfaatan hasil samping perikanan, khususnya kulit ikan, belum optimal dan belum diolah menjadi produk bernilai jual. Kondisi ini menjadi peluang untuk mengembangkan usaha kerupuk kulit ikan sebagai bentuk diversifikasi produk perikanan yang dapat mendukung ekonomi produktif masyarakat. Di sisi lain, keterbatasan keterampilan produksi, manajemen usaha, dan pemasaran digital menjadi tantangan dalam pengembangan usaha tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Kuranji melalui pelatihan pengolahan kulit ikan menjadi kerupuk, peningkatan kemampuan pengelolaan usaha, serta penerapan strategi pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar dan membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta penyusunan rencana keberlanjutan program. Pelatihan mencakup proses produksi dan pengemasan kerupuk kulit ikan, perhitungan biaya produksi dan harga jual, pencatatan transaksi usaha, serta pemanfaatan WhatsApp Business dan media sosial untuk promosi dan penerimaan pesanan. Luaran yang ditargetkan meliputi minimal satu jenis produk kerupuk kulit ikan hasil praktik, minimal 80% peserta mampu mengikuti tahapan produksi, minimal lima konten promosi, serta minimal satu kanal pemasaran digital yang aktif. Kegiatan ini diharapkan mendorong terbentuknya usaha baru berbasis pemanfaatan hasil samping perikanan yang bernilai ekonomi, dikelola secara lebih terencana, dan berpotensi berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.