Cerminan budaya dalam bahasa daerah merupakan pernyataan bahwa bahasa sangat dipengaruhi
oleh kebudayaan, sehingga segala yang ada dalam kebudayaan akan tercermin di dalam bahasanya,
begitu juga sebaliknya. Hal ini memperlihatkan penggunaan bahasa daerah tersebut olehmasyarakat Sasak mencerminan kebudayaan masyarakat tersebut sekaligus memberikan kontribusiuntuk mempertahankan identitas diri masyarakat Sasak dalam modernisasi kebudayaan Indonesia.Oleh karena itu, Permasalahan yang hendak diungkapkan dalam penelitian ini, yaitu:bagaimanakah budaya tercermin dalam bahasa daerah dan penggunaan bahasa daerah sebagai
penanda identitas diri masyarakat Sasak? Adapun penelitian ini bertujuan untuk memberikandeskripsi mengenai budaya tercermin dalam bahasa daerah dan penggunaan bahasa daerah sebagaipenanda identitas diri masyarakat Sasak. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Datapenelitian ini adalah fenomena kehidupan bermasyarakat yang masih dilakukan dalam kegiatantertentu oleh masyarakat Sasak. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan catat.Sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Artinya, teknik yang
berusaha menguraikan dan menggambarkan data yang telah dikumpulkan atau ada, kemudianselanjutnya dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan setiap budayaterungkap dalam bahasanya. Cerminan budaya dalam bahasa daerah itu terlihat pada penggunaankosa kata, dimana penggunaan bahasa daerah tersebut menandakan identitas diri masyarakat Sasak.
Baca artikel lengkap dalam format PDF.