Pemebelajaran bahasa bahasa asing pada jenjang pendidikan anak usia dini atau TK
cenderung lebih menekankan anak mengerti tentang bahasa, bukan agar anak didik mampu
menggunakan bahasa yang dipelajari. Untuk meminimalisasi kebiasaan ini, metode
pengajaran bahasa asing harus ditata ulang. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini
bertujuan untuk menjelaskan metode pengajaran bahasa asing yang cukup efektif yaitu
metode drilling. Data dalam penelitian ini berupa kosakata bahasa asing yang diajarkan
pada siswa TK IT Anak Sholeh Kediri. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan
adalah metode observasi yaitu mengamati proses pembelajaran bahasa asing (bahasa Arab
dan Inggris) yang diverbalisasikan secara terus menerus oleh guru dan anak didik. Adapun
teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis kualitatif komparatif.
Artinya semua data yang terkumpul dianalisis dan dibandingkan. Dari analisis tersebut
dapat dilihat kelas kata yang paling dominan dikuasai anak didik.
Baca artikel lengkap dalam format PDF.